Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Padang Panjang Gandeng Ormas dan OKP dalam Agenda Buka Bersama

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Bawaslu pada Senin (10/03) ini bertujuan untuk mempererat koordinasi antar-lembaga demi terciptanya iklim demokrasi yang sehat.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Bawaslu pada Senin (10/03) ini bertujuan untuk mempererat koordinasi antar-lembaga demi terciptanya iklim demokrasi yang sehat.

PADANG PANJANG, BAWASLU – Bawaslu  Kota Padang Panjang menggelar kegiatan Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama organisasi kemasyarakatan (Ormas) serta Organisasi Kepemudaan (OKP) di lingkungan Kota Padang Panjang. Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Bawaslu pada Senin (10/03) ini bertujuan untuk mempererat koordinasi antar-lembaga demi terciptanya iklim demokrasi yang sehat.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan perwakilan organisasi kunci, di antaranya Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU), Pemuda PERTI, Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), serta turut hadir perwakilan dari Dinas Kominfo  dan KPU Kota Padang Panjang.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Apdang Panjang, Hidayatul Fajri menekankan bahwa peran Ormas dan OKP sangat krusial sebagai perpanjangan tangan Bawaslu dalam melakukan pengawasan partisipatif. Keterlibatan elemen masyarakat diharapkan mampu meminimalisir potensi pelanggaran, seperti politik uang dan politisasi SARA, yang kerap muncul di tengah masyarakat.

"Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dari rekan-rekan Ormas dan OKP adalah energi tambahan bagi kami untuk memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan sesuai aturan dan bermartabat," ujar perwakilan Bawaslu Kota Padang Panjang dalam forum tersebut.

Kehadiran Dinas Kominfo dalam agenda ini juga menegaskan komitmen bersama dalam memerangi penyebaran berita bohong (hoax) dan disinformasi di ruang digital. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan edukasi politik yang cerdas bagi warga Kota Serambi Mekkah.

Kegiatan ditutup dengan diskusi santai mengenai isu-isu terkini terkait pengawasan pemilu dan doa bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan berbuka puasa guna memperkuat rasa kekeluargaan antar-elemen bangsa.