Pastikan Hak Pilih Disabilitas Terjaga, Bawaslu Padang Panjang Koordinasi Pemutakhiran Data ke Sejumlah SLB
|
PADANG PANJANG,BAWASLU– Guna memastikan seluruh hak pilih warga negara terlindungi tanpa terkecuali, Anggota Bawaslu Kota Padang Panjang, Agus Salim, bersama jajaran staf sekretariat melakukan kunjungan koordinasi ke sejumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Padang Panjang pada Selasa (02/06/2026).
Ada dua titik lokasi yang menjadi fokus kunjungan jajaran Bawaslu kali ini, yaitu SLB Negeri 1 Padang Panjang dan SLB Cahaya Kemala yang berlokasi di Kelurahan Balai-Balai, Kecamatan Padang Panjang Barat.
Kunjungan kedinasan ini dilakukan dalam rangka koordinasi mendalam terkait program Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Langkah proaktif ini dinilai sangat krusial mengingat siswa-siswi disabilitas yang telah memenuhi syarat umur merupakan kelompok pemilih pemula potensial yang wajib masuk dalam daftar pemilih resmi.
Dalam kunjungannya, Anggota Bawaslu Kota Padang Panjang, Agus Salim, menyampaikan bahwa koordinasi langsung dengan pihak sekolah merupakan strategi terbaik untuk mendapatkan data yang valid dan akurat.
"Kelompok disabilitas memiliki hak politik yang setara dengan warga negara lainnya dalam konstitusi. Kehadiran kami di SLB Negeri 1 dan SLB Cahaya Kemala adalah untuk mengompilasi data siswa yang sudah memasuki usia wajib KTP atau pemilih pemula. Kita ingin memastikan mereka terdata dengan baik sejak dini agar tidak ada satu pun hak pilih adik-adik kita di SLB ini yang terabaikan," ujar Agus Salim.
Pihak manajemen dan kepala sekolah dari kedua SLB tersebut menyambut hangat kedatangan komisioner dan jajaran staf sekretariat Bawaslu. Mereka mengapresiasi kepedulian Bawaslu yang secara aktif menjemput bola demi tegaknya hak pilih yang inklusif dan ramah disabilitas.
Melalui koordinasi ini, pihak sekolah berkomitmen untuk membantu menyediakan data periodik mengenai siswa-siswi yang telah berusia 17 tahun atau lebih, serta yang akan berusia 17 tahun pada periode pemilihan mendatang, agar dapat segera disinkronisasikan ke dalam sistem pemutakhiran data pemilih.(*)
Penulis dan foto : humas