Jamin Hak Pilih Warga, Bawaslu Padang Panjang Perkuat Sinergi Data Pemilih Bersama Disdukcapil
|
PADANG PANJANG,BAWASLU – Dalam upaya menjamin akurasi dan integritas data pemilih, pimpinan Bawaslu Kota Padang Panjang melakukan koordinasi strategis dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang Panjang pada Selasa (12/05/2026).
Langkah ini diambil sebagai bagian dari pengawasan melekat terhadap proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) agar berjalan lebih akurat, transparan, dan akuntabel. Hadir langsung dalam pertemuan tersebut Ketua Bawaslu Kota Padang Panjang, Hidayatul Fajri, didampingi Anggota Bawaslu, Agus Salim.
Data pemilih yang valid merupakan fondasi utama dari terciptanya demokrasi yang berkualitas. Melalui koordinasi ini, Bawaslu dan Disdukcapil berkomitmen untuk mensinkronkan data kependudukan guna memastikan setiap warga negara yang telah memenuhi syarat terdaftar dengan benar dalam daftar pemilih. Sinergi ini juga bertujuan untuk menyisir dan mencegah potensi data ganda, data pemilih yang telah meninggal dunia, hingga perpindahan domisili yang tidak mutakhir.
Ketua Bawaslu Kota Padang Panjang, Hidayatul Fajri, menegaskan bahwa pengawasan PDPB memiliki dimensi yang lebih luas dari sekadar prosedur rutin. "Pengawasan PDPB bukan sekadar kerja administratif. Ini adalah bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga integritas pemilu dan merawat kepercayaan publik terhadap proses demokrasi kita," ujar Fajri.
Senada dengan hal tersebut, Anggota Bawaslu Agus Salim menambahkan bahwa koordinasi ini sangat krusial dalam memetakan potensi kerawanan data pemilih sejak dini. Dengan akses informasi yang lebih terbuka dari Disdukcapil, Bawaslu dapat melakukan fungsi pencegahan terhadap potensi sengketa atau pelanggaran yang sering muncul akibat persoalan administratif kependudukan.
"Kita ingin memastikan perlindungan hak pilih warga negara benar-benar terjaga dari hulu hingga hilir. Kolaborasi ini memastikan bahwa tidak ada satu pun warga yang kehilangan hak pilihnya karena kendala data," tambah Agus Salim.
Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sistem pertukaran informasi antarlembaga secara berkala, sehingga data pemilih di Kota Padang Panjang tetap bersih dan dapat dipertanggungjawabkan menjelang tahapan pemilu mendatang.
penulis dan foto : humas