Wujudkan Akuntabilitas Publik, Bawaslu Padang Panjang Perkuat Tata Kelola Barang Milik Negara
|
PADANG PANJANG,BAWASLU – Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga aset negara dan meningkatkan transparansi lembaga, Bawaslu Kota Padang Panjang menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) pada Kamis (23/04/2026). Kegiatan ini diikuti secara intensif oleh seluruh jajaran pimpinan serta staf Sekretariat Bawaslu Kota Padang Panjang.
Ketua Bawaslu Kota Padang Panjang, Hidayatul Fajri, dalam arahannya menekankan bahwa tertib administrasi adalah pilar utama dalam Reformasi Birokrasi, termasuk di dalamnya pengelolaan BMN yang akuntabel. Menurutnya, aset yang digunakan untuk operasional pengawasan harus dipertanggungjawabkan secara hukum dan fungsional.
"Kita tidak boleh hanya disiplin dalam tugas pengawasan di lapangan, namun juga harus disiplin dalam penggunaan dan penatausahaan Barang Milik Negara. Setiap aset yang kita gunakan memiliki tanggung jawab administrasi yang harus dipenuhi," tegas Fajri.
Senada dengan hal tersebut, Anggota Bawaslu Kota Padang Panjang, Winda Aprizona, menyoroti pentingnya keterbukaan informasi internal mengenai daftar aset. Ia meminta agar setelah proses inventarisasi selesai, data BMN dipaparkan secara komprehensif kepada seluruh jajaran.
"Seluruh jajaran sekretariat perlu mengetahui secara global apa saja aset yang kita kelola. Dengan mengetahui jumlah dan jenis barang yang ada, muncul rasa memiliki dan tanggung jawab bersama untuk menjaga serta merawat fasilitas negara yang mendukung kerja-kerja demokrasi kita," ujar Winda.
Dalam sesi teknis, Tenaga Pengelola BMN Bawaslu Kota Padang Panjang, Andryan, menjabarkan secara rinci basis data aset yang saat ini dikuasai lembaga. Pemaparan tersebut meliputi nama barang, merk atau tipe, jumlah unit, hingga klasifikasi kondisi barang, baik yang dalam keadaan baik maupun yang memerlukan perbaikan.
Pendataan ini merupakan langkah krusial untuk memastikan bahwa seluruh sarana dan prasarana penunjang kegiatan Bawaslu Kota Padang Panjang selalu dalam kondisi siap pakai, terutama dalam mendukung agenda-agenda strategis kelembagaan ke depan.(*)
penulis dan foto : humas