Lompat ke isi utama

Berita

Memperkuat Integritas Demokrasi Melalui Penyelesaian Sengketa yang Transparan

Bawaslu Kota Padang Panjang berpartisipasi aktif dalam forum diskusi daring "Ngabuburit Pengawasan" pada Jumat (27/02/2026).

Bawaslu Kota Padang Panjang berpartisipasi aktif dalam forum diskusi daring "Ngabuburit Pengawasan" pada Jumat (27/02/2026).

PADANG PANJANG, BAWASLU – Dalam upaya memperdalam kapasitas pengawasan dan memperkuat fondasi keadilan pemilu, Bawaslu Kota Padang Panjang berpartisipasi aktif dalam forum diskusi daring "Ngabuburit Pengawasan" pada Jumat (27/02/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan secara kolaboratif oleh Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan dan Bawaslu Kabupaten Dharmasraya ini diikuti oleh jajaran Bawaslu Provinsi serta Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat melalui platform Zoom Meeting.
Edisi Ngabuburit Pengawasan kali ini mengusung tema krusial: "Membangun Kepercayaan Publik melalui Penyelesaian Sengketa yang Transparan." Tema ini dipilih sebagai respon atas pentingnya keterbukaan informasi dalam setiap tahapan sengketa proses pemilu.
Beberapa poin penting yang ditekankan dalam diskusi tersebut meliputi:
*Mekanisme Legalistik: Memastikan seluruh perbedaan pendapat atau sengketa dalam proses demokrasi diselesaikan melalui jalur hukum yang sah.
*Aksesibilitas Informasi: Memberikan ruang bagi publik untuk memantau jalannya proses penyelesaian sengketa guna meminimalisir kecurigaan.
*Integritas Penyelenggara: Menjaga independensi pengawas dalam memutus perkara secara adil dan tidak memihak.
Melalui keikutsertaan ini, Bawaslu Kota Padang Panjang menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar menjadi pengawas, tetapi juga penegak keadilan yang dipercaya masyarakat.
"Kami ingin masyarakat semakin yakin bahwa setiap dinamika demokrasi memiliki solusi konstitusional yang terbuka dan berintegritas. Keadilan bagi seluruh peserta pemilu adalah harga mati demi mewujudkan kualitas demokrasi yang lebih baik di Kota Padang Panjang," ujar perwakilan Bawaslu Padang Panjang.
Dengan penguatan pemahaman ini, diharapkan seluruh jajaran pengawas mampu menghadapi tantangan sengketa di masa depan dengan lebih siap, profesional, dan akuntabel. (*)

penulis dan foto : humas